Minggu, 07 Oktober 2012

Pemimpin dan Pengambilan Keputusan


Pemimpin dan Pengambilan Keputusan

Pengertian dan Tugas Pemimpin
Menurut  pendapat para ahli
  • Drs. H. Malayu S.P Hasibuan
Pemimpin adalah seorang dengan wewenang kepemimpinannya mengarahkan bawahannya untuk mengerjakan sebagian dari pekerjaan dalam mencapai tujuan. 
  •  Robert Tanembaum
Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wwenang formal untuk mengorganisasi, mengarahkan dan mengontrol para bawahan yang bertanggung jawab, supaya semua bagian pekerjaan dikoodinasi demi mencapai tujuan perusahaan.
  • Prof. Maccoby 
 Pemimpin adalah seseorang yang mampu menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam para bawahannya.
  •  Lao Tzu 
Pemimpin adalah seorang yang membantu mengembangkan orang lain sehingga akhirnya mereka menjadi mandiri.
  • David and Filley
    Pemimpin adalah seseorang yang menduduki suatu posisi manajemen atau seseorang yang melakukan suatu pekerjaan  pemimpin
  • PancasilaPemimpin adalah seseorang yang bisa bersikap sebagai pengasuh yang mendorong, menuntu dan membimbing asuhannya sesuai dengan asas:
  1. Ing ngarsa sung tuladha (Panutan)
  2. Ing madya mangun karsa (Pembangkit semangat)
  3. Tut Euri handayani (Mndorong untuk berani bertanggung jawab)

Seseorang pemimpin boleh berprestasi  tinggi untuk dirinya sendiri. Tetapi itu tidak memadai apabila ia tidak berhasil menumbuhkan dan mengembangkan segala yang terbaik dalam diri para bawahannya.
Pemimpin adalah sumber aktivitas dan mereka harus merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan dan mengendalikan semua kegiatan agar tujuan tercapai. Manajer harus memberikan arah kepada perusahaan yang dipimpinnya. Manajer harus memikirkan secara tuntas, misi perusahaan itu menetapkan sasaran-sasaran, strategi dan mengorganisasi sumber-sumber daya untk tujuan-tujuan yang telah digariskan dalam anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART).
Pendekatan tingkatan dan tugas-tugas manajer
Tingkatan manajer dalam suatu perusahaan ada 3:
I.      Top Manager yang termasuk dalam golongan ini adalah diru dan dewan komisaris. Corak kegiatan top manager adalah pemimpin organisasi, menentukan tujuan dan kebijaksanaan pokok.
II.      Middle manager, yang termasuk golongan ini adalah kepala divisi, kepala unit, kepala bagian, pemimpin cabang. Corak kegiatannya adalah memimpin lower manajemen dan menguraikan kebijaksanaan pokok yang dikeluarkan top manager.
III.      Lower manager yang termasuk golongan ini adalah supervisor, mandor dsd. Corak kegiatannya langsung memimpin, mengarahkan dan mengawasi para karyawan pelaksanan (The Workers).

Tugas-tugas manajer

Ø  Managerial Cycle, siklus pengambilan keputusan, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, penilaian dan pelaporan.
Ø  Memotivasi artinya seorang manajer harus dapat mendorong para bawahannya unutk bekerja giat dan membina bawahannya dengan baik sehingga tercipta suasana kerja yang baik dan harmonis.
Ø  Manajer harus dapat menciptakan kondisi yang akan membantu bawahannya mendapatkan kepuasan dalam pekerjaannya.
Ø  Manajer harus berusaha agar bawahannya bersedia memikul tanggungjawab dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.
Ø  Manajer harus berusaha membina bawahannya agar dapat bekerja secara efektif dan efisien.
Ø  Manajer harus membenahi fungsi-fungsi fundamental manajemen secara baik.
Ø  Manajer harus mewakili dan membina hubungan harmonis dengan pihk-pihak luar.
Ø  Manajer harus bertanggungjawab atas keselamatan kerja bawahannya selama melakukan pekerjaan.
Ø  Manajer harus mengadakan pembagian pekerjaan dan mengkoordinasi tugas-tugas supaya terintegrasi kepada tujuan yang diinginkan.
Ø  Manajer harus bersedia menjadi penanggung jawab terakhir mengenai hasil yang dicapai dari proses manajemen itu.
Pendekatan luas pekerjaan manajer
Luas pekerjaan manajer meliputi masalah eksternal dan internal.
Masalah internal perusahan harus dibenahi dengan baik, supaya semua potensi perusahaan lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Masalah eksternal perusahaan harus diperhitungkan, diamati dan diimplikasikan mengenai kondisi-kondisi yang mendukung dan menghambat tercapainya tujuan perusahaan seperti tingka persaingan, peraturan pemerintah, situasi perekonomian nasional dan internasional.

Luas pekerjaan manajer itu adalah :
v  Manajer harus mengambil keputusan dan kebijaksanaan serta memerintah bawahan untuk mengerjakan dan memberikan laporan-laporan dari hasil pelaksanaannya.
v  Manajer harus mengevaluasi laporan-laporan yang diberikan bawahan apa baik atau tidak
v  Manajer harus mempelajari situasi dan kondisi eksternal perusahan mengenai hal-hal yang mendukung dan menghambat kemajuan perusahaan.
v  Manajer harus mengarahkan dan memotivasi bawahan supaya produktivitas kerjannya tinggi
v  Manajer harus menciptakan kerjasama yang baik dan hubungan yang harmonis antara semua karyawan
v  Manajer harus berusaha meningkatkan kesejahteraan bawahannya.
v  Manajer harus terbuka member dan menerima informasi demi tujuan yang diinginkan dicapainya.

Pendekatan sifat kerja manajer
Sifat kerja dibedakan atas kerja fisik dari kerja piker. Manajer dalam suatu perusahaan dikelompokkan atas tiga tingkatan yaitu top manager, middle manager dan lower manager

Luas sifat kerja dan besarnya tanggungjawab manager pada setiap tingkatannya (TM-MM-LM) adalah sebagai berikut:

·         TM luas tugas PO>AC. Sifat kerjanya, kerja piker lebih besar dari kerja fisik (MS>TS)
·         MM luas tugasnya PO=AC, sifat kerja fisik = kerja piker (MS=TS).
·         LM Luas tugas kepada AC>PO, sifat kerjanya adalah kerja fisik lebih banyak dari pada kerja piker (TS>MS)
Semakin tinggi kedudukan seorang pemimpinan maka tugas-tugasnya semakin bersifat umum dan abstrak. Sebaliknya semakin rendah kedudukan seorang pimpinan maka tugas-tugasnya semakin terperinci(spesialisasi) konkret dan langsung merealisasi tujuan.
Semakin tinggi kedudukan seorang maka MS>TS. Sebakiknya semakin rendah kedudukan seorang pemimpin maka TS>MS.
Semakin tinggi kedudukan seorang pimpinan maka PO>AC. Sebaliknya semakin rendah kedudukan seorang pemimpin maka AC> PO.
Middle manager tugasnya untuk MS=TS dan PO=AC karena bertugas diantara TM dan LM

Pendekatan sifat-sifat seorang manager
Pada dasarnya seorang manajer yang harus sukses dalam kepemimpinannya mempunya sifat-sifat kualifikasi-kualifikasi tertentu. Diantaranya: Energi artinya mempunyai kekuatan mental dan fisik.
Stabilitas ekonomi artinya seorang manajer tidak boleh cepat marah, harus dapat menahan emosinya, boleh marah tetapi pikiran tetap tenang dan percaya diri.
Personal motivation artinya dapat memotivasi diri sendiri, memotivasi oran glain dan berkemauan keras menjadi pemimpin.
Communication skills, artinya mempunya kecakapan dalam berkomunikasi yang jelas, baik lisan maupun tulisan.
Tearching skills artinya cakap untuk mendidik, membimbing, mengajar, member petunjuk, membina dan mengembangkan bawahannya.
Social skills, artinya mempunyai pergaulan yang luas, suka menolong, pemurah, peramah dan senang melihat bawahannya maju, serta dapat menghargai orang lain.
Technical competent, artinya kemampuan teknik, kecakapan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pendelegasian wewenang dan tangkas dalam mengambil keputusan.

Pengambilan keputusan

Pengertian pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen dan merupakan tugas utama dari seorang pemimpin (manajer), pengambilan keputusan (decision making) diproses oleh pengambil keputusan (decision maker) yang hasilnya adalah adalah suatu keputusan (decision). Keputusan  akan menghasilkan suatu kegiatan (aktivitas) atau mengakhiri kegiatan.
Defenisi pengambil keputusan adalah proses bagaimana menetapkan suatu keputusan yang terbaik, logis, rasional dan ideal berdasarkan fakta, data dan informasi dari sejumlah alternative untuk mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan dengan resiko terkecil, efektif dan efisien untuk dilaksanakan pada masa yang akan datang.

Macam-macam keputusan
Keputusan yang diambil secara tepat dan kurang memperhatikan, mempertimbangkan data, informasi dan fakta.
Keputusan yang diambil secara ilmiah, sehingga keputusan itu logis, ideal, rasional untuk dilaksanakan dan resikonya relative kecil.

Basis pengambilan keputusan
Decision making yang dilakukan oleh manajer (decision maker) biasanya didasarkan atas:
F  Keyakinan
F  Intuisi
F  Fakta-fakta
F  Pengalaman
F  Kekuasaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda di Postingan ini tanpa mengundang SARA dan Pornografi ^.^